Stoke Bukan Tim Pertama Yang Dekati Martin O’Neill

Menanggapi kabar bahwa Martin O’Neill terus dikaitkan dengan Stoke, CEO FAI John Delaney angkat bicara jika Stoke bukanlah satu-satunya tim yang mendekati Martin O’Neill sejak dia menjadi manajer Republik Irlandia. Artinya, memang ada cukup banyak klub lain yang juga melakukan hal yang sama dengan Stoke. Lalu, bagaimana dengan keputusan O’Neill terhadap isu ini?

Stoke Terus Bujuk O’Neill

Stoke diyakini telah berdiskusi dengan O’Neill untuk mengganti Mark Hughes yang telah dipecat, namun bos Republik tersebut sepertinya lebih memilih untuk tinggal bersama Irlandia. Delaney mengatakan O’Neill memberitahu dirinya bahwa O’Neill akan berbicara dengan tim Liga Primer Inggris tersebut, namun dia yakin sang manajer akan tetap di tempat.

Dia mengatakan: “Ini bukan pendekatan pertama yang telah dilakukan klub terhadap Martin sejak dia menjadi manajer Republik Irlandia.Dia melanjutkan; “Dia (O’Neill) menelepon saya untuk memberitahu saya bahwa dia akan bertemu dengan Stoke, tapi tidak ada apa-apa dalam pembicaraan tersebut yang mengindikasikan bahwa dia akan pergi ke Stoke.Saya merasa dari panggilan itu dia akan tetap mengelola Republik Irlandia.”

Delaney juga mengatakan jika O’Neill, setelah bertemu dengan Stoke, dia menelepon dan mengatakan bahwa dia dengan hormat menolak tawaran Stoke dan dia akan tinggal di Republik Irlandia. Ya, O’Neill secara verbal setuju untuk tetap tinggal sebagai manajer Irlandia menjelang akhir 2017, hanya saja dia kemudian meragukan masa depannya setelah kekalahan mereka terhadap Denmark di babak play-off Piala Dunia.

Situasi tersebut diperjelas pada hari Selasa ketika O’Neill mengkonfirmasi bahwa dia telah menyetujui kesepakatan untuk tetap menjadi manajer Irlandia. Delaney mengakui bahwa O’Neill membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan posisinya sebagai bos Irlandia, dengan mengatakan: “Dari sudut pandang kami, kami telah menawarkan dan menyetujuinya pada bulan Oktober yang lalu, dia akan tetap tinggal.

Tidak ada keraguan bahwa permainan Denmark adalah pukulan (yang mematikan).Itu adalah pertandingan yang benar-benar mengecewakan. Delaney berpikir jika Martin butuh waktu untuk merenungkan apa yang akan dia lakukan. Dia jelas bertemu dengan orang-orang yang tertarik untuk mempekerjakannya, tapi akhirnya dia, sebagai orang Irlandia, tetap ingin mengelola Irlandia dan dia tetap tinggal.

Martin O’Neill Tolak Kesempatan Untuk Kelola Stoke City

Martin O’Neill telah menolak kesempatan untuk menjadi manajer Togel Online baru Stoke City. Bos Republik Irlandia tersebut tampaknya tidak akan pindah kemana-kemana kendati banyak tawaran menghampirinya. Keputusannya tersebut tentu membuat Stoke merasa semakin kebingungan pasca pemecatan Mark Hughes usia Hughes gagal mencapai tiga target teratas mereka.

Keputusan O’Neill telah memperjelas berbagai berita atau kabar yang selama ini bertebaran jika dirinya tetap bersama Irlandia.Dilaporkan juga jika kesepakatan lisan untuk menandatangani kontrak baru telah dibuat. Ya, walaupun belum banyak prestasi yang ditorehkan sang pelatih terhadap Irlandia, bukan berarti dia tidak memiliki kemampuan yang diminati oleh beberapa klub lain dan salah satunya Stoke.

Seperti diketahui jika saat ini keberadaan pelatih yang tepat sangat dibutuhkan Stoke. The Potters telah menyelinap ke zona degradasi setelah hanya mendapatkan dua kemenangan dalam 12 pertandingan Liga Premier dan akibatnya Hughes dipecat setelah kekalahan mengejutkan 2-1 di Piala FA di Sky Bet League Two Coventry. Stoke harus melakukan hal tersebut untuk kebaikan tim.

Pelatih Eddie Niedzwiecki telah mengisi kursi kosong untuk sementara waktu sejak kepergian Hughes sampai datang pelatih baru.Dia juga tengah bersiap untuk berhadapan dengan Manchester United. Belum diketahui sampai saat ini siapa yang akan diincar selanjutnya oleh Stoke untuk mengisi kekosongan tersebut. Tentu, Stoke akan memilih pelatih yang berkualitas.

2018, Real Madrid Bakal Kehilangan Ronaldo dan Benzema?

Tahun 2018 sudah dimulai, bagi klub raksasa Real Madrid ini adalah awal dari sebuah jadwal yang super padat. Tak main-main, dalam 70 hari pertama di tahun 2018, Los Blancos bakal memainkan 20 pertandingan dominoqq. Dengan satu pertandingan dalam tiga hari, Madrid memang terlibat dalam beberapa kompetisi yakni La Liga Spanyol, Copa del Rey dan Liga Champions pada bulan Februari. Dan jika mereka bisa melenggang hingga semifinal Copa del Rey, jadwal makin ketat.

 

Di tahun 2018 ini mereka akan melawan Numancia pada Kamis (11/1) dalam laga lanjutan Copa del Rey. Sementara itu pertandingan melawan Paris Saint Germain di babak 16 besar Liga Champions pada Rabu (14/2) sangat dinantikan. Hanya saja dengan jadwal super padat itu, skuad Zinedine Zidane justru kabarnya terancam bakal kehilangan mega bintang mereka, Christiano Ronaldo. Kabarnya pemain berusia 32 tahun itu ingin pulang kampung ke Inggris.

 

Sekedar informasi, pria asal Portugal itu sempat enam tahun merumput bersama Manchester United sebelum dibeli Madrid pada tahun 2009 silam. Delapan tahun di Santiago Bernabeu, Ronaldo mengaku sudah tak bahagia dan ingin pergi dari Madrid. Terungkap menolak memperpanjang kontrak di Madrid, Mirror melaporkan jika Ronaldo sampai menurunkan harganya dari 900 juta hingga 90 juta pounds (Rp 16,3 triliun jadi Rp 1,6 triliun). Sebuah sumber menyebut jika Ronaldo telah mencari rumah dan sekolah swasta untuk putranya di London pada November 2017 yang menguatkan jika dirinya sudah mempersiapkan diri kembali ke Inggris.

 

Arsenal Siapkan Jutaan Pounds Demi Gaet Karim Benzema

 

Bukan hanya terancam kehilangan Ronaldo, Madrid kabarnya bakal kehilangan Karim Benzema. Benzema disebut-sebut jadi incaran pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Tidak puas dengan penampilan Alexandre Lacazette yang dibeli pada Juli 2017 membuat Wenger harus mencari pemain baru dan Benzema adalah salah satu di antaranya. Selain itu Benzema menjadi opsi baru Arsenal andai Mesut Ozil dan Alexis Sanchez benar-benar hengkang karena kontrak mereka hanya tersisa enam bulan saja.

 

Media Diario Gol menyebutkan kalau Arsenal siap mengajutkan tawaran GBP 35,5 juta (sekitar Rp 650 miliar) demi bisa memboyong pemain berusia 30 tahun itu dari Madrid. Wenger kini memang berencana melakukan perubahan dalam skuad Arsenal. Bahkan selain Ozil dan Sanchez, The Gunnersterancam kehilangan Theo Walcott dan Olivier Giroud. Bicara soal Benzema, penampilannya bersama Madrid memang menurun. Baru tampil dalam 15 pertandingan, Benzema cuma mencetak empat gol.

 

Real Madrid Pilih Berburu Eden Hazard

 

Sementara itu di tengah ancaman kehilangan Ronaldo dan Benzema, Madrid justru siap untuk memburu pemain baru. Adalah pemain Chelsea asal Belgia yakni Eden Hazard yang begitu diminati Madrid. Bahkan demi mendapatkan Hazard yang masih memiliki sisa kontrak dua tahun dengan Chelsea, Madrid menawar GBP 120 juta (sekitar Rp 2,2 triliun). Jika memang harga itu disetujui, maka memecahkan rekor transfer Premier League seperti dilansir The Sun.

 

Kedatangan Hazard ini memang atas keinginan Zidane yang masih membutuhkan penyerang handal di lini depan. Dengan Benzema yang masih berkutat atas cedera yang membuatnya harus absen selama tiga minggu ke depan, praktis amunisi serangan Madrid berkurang. Hazard sendiri sempat disebut sudah bosan ada di Chelsea. Bahkan saat Chelsea membungkam Stoke City sengan 5-0 pada Sabtu (30/12), dirinya tidak dimainkan oleh Antonio Conte karena hubungan yang tak kunjung membaik.