Ahsan/ Hendra Siap Berduel Di India Open 2018

Turnamen bulutangkis India Open 2018 BWF Tour Super 500 diselenggarakan pada tanggal 30 Januari hingga 4 Februari di New Delhi. Ada hal menarik yang dapat dilihat dari daftar nama pemain Raja Poker Indonesia. Ya, karena ada pasangan Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan.

 

Ahsan/ Hendra Akan Tampil Di India Open 2018

Pasangan ganda campuran itu kembali turun ke lapangan, setelah 1 Desember 2016 Hendra resmi tak lagi bergabung di pelatnas. Ahsan/ Hendra yang pernah menyabet gelar juara dunia tahun 2015 memang menjadi salah satu pasangan kebanggan.

 

Pasca keluarnya Hendra, selama tahun 2017, Ahsan berpartner dengan Rian Agung Saputro. Sedangkan Hendra yang memilih karir di jalur professional dipasangkan dengan Tan Boon Heong, seorang pebulutangkis asal Malaysia.

 

Saat ini, Ahsan dan Hendra telah dipasangkan lagi. Mereka sebelumnya sukses di Kejuaraan Nasional Bulutangkis 2017, bulan November lalu. Dan siap untuk melenggang di pertandingan internasional India Open, setelah dipersatukan kembali.

 

Pada babak pertama, keduanya masih menunggu tandingan dari babak kualifikasi.

Kepada badmintonindonesia.org, Susi Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI mengatakan, “Ini jadi turnamen internasional pertama buat Hendra/ Ahsan, kami berharap mereka bisa menyatu seperti dulu.”

 

“Kami persiapkan mereka untuk mengatur peta kekuatan di Piala Thomas dan Asian Games. Kami mencari ganda kedua yang kuat, stabil yang betul-betul bisa diberi tanggung jawab dan lebih yakin. Di Piala Thomas kami butuh pasangan yang betul-betul solid. Kalau yang ragu-ragu, enggak percaya diri, masih on- off- on- off, susah juga ya,” tuturnya.

 

Di India Open ini, selain Hendra/ Ahsan, ternyata ada pasangan ganda putra lama yang juga turun bersama, yaitu Angga Pratama dan Rian Agung Saputro.

 

Keputusan Hendra Kembali Ke Pelatnas

Keputusan Hendra untuk kembali ke pelatnas tentu menjadi sorotan. Sebelumnya dia memilih untuk hengkang karena berharap keputusannya itu dapat mempercepat regenerasi. Tapi ternyata pertumbuhan prestasi ganda putra selain Kevin/ Marcus dinilai masih inkonsisten, walaupun nampak cukup sukses di sepanjang tahun 2017.

 

Permasalahan itu ternyata membuat Herry, pelatih  ganda putra pelatnas resah. Kegelisahannya ini, dia sampaikan pada Hendra saat di Hongkong Open 2017. Herry meminta Hendra kembali ke pelatnas, guna menambah kekuatan di sektor ganda putra, untuk menghadapi kualifikasi Piala Thomas yang akan diselenggarakan bulan Februari di Malaysia.

 

Keinginan Herry untuk memboyong Hendra kembali ke pelatnas, tak hanya melalui obrolan di Hongkong, melainkan menyampaikannya ke PBSI. Kembalinya Hendra ke pelatnas Cipayung berjalan mulus, setelah dia yang dipasangkan dengan Mohammad Ahsan berhasil menyabet gelar juara di Kejurnas Bulutangkis 2017.

 

Jumat (12/1/2018) lalu di Cipayung, Hendra mengungkapkan,”Di satu sisi, saya memang ingin balik ke pelatnas. Kalau dibilang siapa yang ingin (Hendra ke pelatnas), sama-sama ingin, pelatih dan saya.

 

“Di sisi lain, dengan kembalinya saya ke pelatnas, maka sebenarnya ada yang kurang bagus dalam regenerasi. Sayang ya, cuma satu yang muncul. Mungkin dari mental (jadi yang lain enggak muncul). Padahal di badminton yang penting mental. Latihan sudah bagus, kalau pas pertandingan enggak keluar mainnya, percuma juga,” kata Hendra.

 

“Selain itu, kesempatan (tanding) nya banyak. Stok ganda putra di pelatnas juga banyak. Mungkin masih butuh waktu kali ya,” ujarnya.

 

Selain itu, Hendra juga memiliki kesempatan emas agar dapat berlaga di Asian Games yang akan digelar di Indonesia. Ketika sudah menyandang pemain pelatnas lagi, tentunya kesempatan untuk membela Indonesia di ajang bergengsi yang melibatkan Negara-negara Asia itu akan terbuka lebar.

“Iya, saya ingin tampil di Asian Games. Semoga bisa mengulang hasil Asian Games 2014 dan 2010,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *